Postingan

Menampilkan postingan dengan label LTE

Parameter prbBasedLBMCSSelectSwch (ZTE)

prbBasedLBMCSSelectSwch adalah parameter Load Balance yang ada di MO  LoadMNGCell .  prbBasedLBMCSSelectSwch  adalah This parameter is used to judge whether decide location according to MCS for load balance based on PRB Trigger.If the parameter set to "Close" ,the starty is invalid.If the parameter set to "Centre User based on PRB Trigger" ,the cell will select centre users.If the parameter set to "Edge user based on PRB Trigger" ,the cell will select edge users. Ada 3 nilai untuk parameter ini yaitu : 0 , 1 , dan 2 . Nilai 0 / "Close", artinya penentuan lokasi user berdasarkan MCS tidak aktif. Nilai 1 , artinya cell akan memilih user yang ada di tengah-tengah servingan atau Cell Center User ( CCU ) berdasarkan MCS untuk di sharing (handover) ke target cell pada saat load balance. Sedangkan nilai 2 , artinya cell akan memilih user yang ada di tepi atau  Cell Edge User ( CEU ).

Mendefinisikan Relasi Cell to Cell dari Dump File ZTE

Maksud dari tulisan ini adalah untuk membantu bagi saya dan anda yang baru memulai otak-atik parameter salah satunya parameter relasi cell to cell, atau biasanya disebut C2C. Parameter ini penting karena dari sini kita dapat melakukan cek relasi apakan sudah di-create atau belum, HO di-block atau tidak, atau malah tidak ada relasi sama sekali. Sebelumnya, yang kita perlukan adalah  MO  EutranRelation MO  EUtranCellFDD MO  ExternalEUtranCellFDD MO  ExternalEUtranCellTDD  Langsung saja, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut (contoh kali ini adalah DUMP FDD); Dari MO  EutranRelation , kita dapat menentukan Source cell nya, dari parameter  ENBFunctionFDD   dimana berupa eNB-ID , lalu cellnya dari  description , biasanya. Dapat juga diambil dari  EUtranCellFDD , yang mana nilai "0" mewakili SEC1, "1" mewakili SEC2, "2" mewakliki SEC3. Untuk mengetahui taget cell, perlu lookup ke MO lain. Ada tiga parameter yang perlu diperhatik...

Parameter Load Balancing : prbIntraNeighborLoadThrdUl dan prbIntraNeighborLoadThrdDl (ZTE)

Gambar
Dua parameter ini berfungsi untuk menentukan cell nbr sesama LTE untuk dijadikan target load balancing ketika ketentuan-ketentuan load balancing terpenuhi. prbIntraNeighborLoadThrdUl adalah threshold yang diberikan kepada neighbor cell list target berdasarkan UL PRB Utilization. Ketika uplink PRB dari neighbor cell list target melebihi nilai dari parameter ini, maka neighbor cell tersebut tidak dapat digunakan sebagai target load balancing. Sedangkan  prbIntraNeighborLoadThrdDl menggunakan jalur downlink untuk threshold ini. Artinya ketika DL PRB Utilization dari neighbor cell list target melebihi nilai dari parameter ini, maka neighbor cell tersebut tidak dapat digunakan sebagai target load balancing. Berikut gambaran sederhananya. prbIntraNeighborLoadThrdDl  Pada gambar di atas dapat kita lihat pengaturan parameter  prbIntraNeighborLoadThrdDl di serving cell adalah 50, sedangkan serving cell sudah ter-trigger untuk melakukan load balancing, maka yang akan dipilih sebaga...

Parameter Load Balancing : allowHLNbrNum (ZTE)

Gambar
Parameter  allowHLNbrNum  adalah sebuah threshold untuk jumlah neighbor cell yang terdeteksi high load  berhubungan dengan load balancing . Dimana jika jumlah neighbor cell  yang high load  tidak melebihi parameter ini, maka itu memungkinkan untuk dimulai load balancing . Semakin besar nilai parameter ini, maka semakin mudah untuk men- trigger load balancing . Begitu sebaliknya. Mungkin gambarannya seperti ini. Gambaran allowHLNbrNum Berdasarkan pemikiran saya sendiri, sepertinya parameter ini ditujukan agar tidak ada load balancing ketika cell di sekelilingnya dalam kondisi high load . Sehingga nantinya tidak menambah beban ke nbr cell  yang sudah high load   menjadi lebih high load lagi, yang nantinya akan berimbas ke user experience  yang buruk.

Parameter Load Balancing : numHOUE (ZTE)

Gambar
Parameter  numHOUE merepresentasikan jumlah maksimal UE yang dipilih untuk melakukan handover ke cell lain untuk mengurangi load atau beban dari serving cell . Nilainya dapat beragam sesuai kebutuhan atau sesuai default value  yang ditentukan oleh standar on air suatu operator/vendor. Jika value -nya tinggi, maka akan banyak handover yang terjadi, begitupun sebaliknya, jika value -nya rendah maka sedikit handover yang terjadi. Parameter ini akan dieksekusi ketika load balancing aktif. numHOUE = 30 Pada gambar diatas CELL A adalah serving cell , dimana telah melewati threshold  prbLBExeThrdZDl  yang mana memicu load balancing aktif. Maka maksimal UE yang dipilih untuk melakukan handover adalah sebanyak 30 UE ke salah satu target load balancing nya yaitu CELL B.

Parameter Load Balancing : prbLBExeThrdZDl dan prbLBExeThrdZUl (ZTE)

Gambar
Parameter prbLBExeThrdZDl merupakan sebuah threshold PRB untuk men- trigger load balancing untuk  downlink . Jika rata-rata DL PRB melebihi angka parameter ini, maka load balancing akan dieksekusi. Sedangkan parameter  prbLBExeThrdZUl  terjadi untuk uplink . Default value menurut dokumen parameter dari ZTE adalah 65 . Sedangkan rentang value nya adalah 0-100. Semakin besar nilai ini, maka akan semakin lama cell melakukan load balancing . Misalkan value nya di set di 90, maka jika PRB tidak melewati angka 90 tersebut, tidak akan terjadi load balancing . Sedangkan DL PRB biasanya dianggap penuh / high load di 70%. Hal ini akan mengakibatkan load imbalance antar cell. Cells tidak akan mentrigger UE untuk handover, padahal kondisi load cell sudah penuh. Hal ini juga akan berpengaruh ke customer experience , dan mungkin akan banyak menimbulkan customer complaint . Kurang lebih gambarannya seperti ini. prbLBExeThrdZDl = 65 Begitu juga dengan uplink. Sebaliknya, semakin kec...

Proses LTE RRC Connection Setup Secara Sederhana

Gambar
Random Access Preamble Pada saat pertama kali dinyalakan, UE (User Equipment/HP/smartphone, dll) tidak langsung terhubung ke network. UE akan terlebih dahulu mengirim pesan ke eNB berupa Random Access Preamble / RACH preamble  dan kemudian eNB akan merespon dengan mengirimkan balasan berupa Random Access Response . Disini UE menggunakan identitas RA-RNTI (Random Access - Radio Network Temporary Identifier). eNB juga membawakan nilai Timing Advance  dan identias yang baru yaitu C-RNTI  (C untuk Cell) untuk digunakan berkomunikasi setelah random access.  RRC Connection Request dari UE ke eNB Setelah proses diatas, UE mengirimkan RRC Connnection Request ke eNB menggunakan identitas C-RNTI, setelah eNB menerima pesan UE (melalui UL-SCH, uplink shared channel) disinilah RRC Attempt  akan dihitung. Kemudian eNB akan merespon dengan mengirimkan RRC Connection Setup  ke UE berisi berbagai macam informasi dikirimkan dengan DL-SCH (downlink shared channel).  U...

Counter Pembentuk Key Performance Indicator (KPI)

Counter KPI (Key Performance Indicator) KPI itu terdiri dari counter-counter yang dihitung/dimasukan ke dalam rumus.  Contoh; berapa persentase jumlah masuk siswa yang bernama Sibro dalam jangka waktu 30 hari, jika ;  Masuk normal 24 kali Ijin sakit 3 kali Tanpa keterangan 1 kali, dan Ijin kepentingan keluarga 2 kali. Perhatikan tabel berikut Masuk/Tidak Masuk Keterangan Jumlah Masuk Normal 24 Tidak Masuk Ijin Sakit 3 Tanpa Keterangan 1 Ijin Kepentingan keluarga 2 Jumlah hari keseluruhan 30 Masing-masing Masuk atau Tidak Masuk di breakdown, lalu dihitung ke dalam rumus persentasi Sibro masuk dalam 30 hari. Rumusnya ; Persentasi Masuk = Jumlah hari masuk/ jumlah hari tidak masuk+jumlah hari masuk * 100%  atau bisa juga dengan rumus seperti ini  Persentasi Masuk = Jumlah hari masuk/ jumlah keseluruhan hari...