Counter Pembentuk Key Performance Indicator (KPI)
Counter KPI (Key Performance Indicator)
KPI itu terdiri dari counter-counter yang dihitung/dimasukan ke dalam rumus.
Contoh; berapa persentase jumlah masuk siswa yang bernama Sibro dalam jangka waktu 30 hari, jika ;
- Masuk normal 24 kali
- Ijin sakit 3 kali
- Tanpa keterangan 1 kali, dan
- Ijin kepentingan keluarga 2 kali.
|
Masuk/Tidak Masuk |
Keterangan |
Jumlah |
|
Masuk |
Normal |
24 |
|
Tidak Masuk |
Ijin
Sakit |
3 |
|
Tanpa
Keterangan |
1 |
|
|
Ijin
Kepentingan keluarga |
2 |
|
|
Jumlah hari keseluruhan |
30 |
|
Persentasi Masuk = Jumlah hari masuk/ jumlah hari tidak masuk+jumlah hari masuk * 100%
atau bisa juga dengan rumus seperti ini
Persentasi Masuk = Jumlah hari masuk/ jumlah keseluruhan hari * 100%
Maka persentasi masuk Sibro adalah ;
Persentasi masuk = masuk normal / (Ijin Sakit+Tanpa keterangan+ijin kepentingan keluarga+masuk normal) * 100%
Persentasi masuk = 24 / (3 + 1 + 2 + 24) *100% = 80.00 %
KPI analoginya sama dengan Persentasi Masuk siswa seperti hitungan diatas. Makanya, terkadang ada beberapa KPI yang sama misalkan RRC Success Rate subcon A dan RRC Success Rate subcon B, nilainya berbeda untuk cell/area/site yang sama. Hal tersebut kemungkinan besar dikarenakan rumus yang dipakai berbeda.
Ketika KPI mengalami Downtrend
Setelah gambaran di atas, tentunya ketika menemukan KPI yang mengalami downtrend, harus dicek terlebih dahulu dari counter pembaginya. Misalkan saja RRC Success Rate mengalami penurunan, maka counter pembaginya yaitu RRC fail di breakdown. Temukan secara spesifik kontribusi RRC fail terbanyak dari sisi mana (counter), lalu analisa.
Semoga bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar