Postingan

Parameter Load Balancing : allowHLNbrNum (ZTE)

Gambar
Parameter  allowHLNbrNum  adalah sebuah threshold untuk jumlah neighbor cell yang terdeteksi high load  berhubungan dengan load balancing . Dimana jika jumlah neighbor cell  yang high load  tidak melebihi parameter ini, maka itu memungkinkan untuk dimulai load balancing . Semakin besar nilai parameter ini, maka semakin mudah untuk men- trigger load balancing . Begitu sebaliknya. Mungkin gambarannya seperti ini. Gambaran allowHLNbrNum Berdasarkan pemikiran saya sendiri, sepertinya parameter ini ditujukan agar tidak ada load balancing ketika cell di sekelilingnya dalam kondisi high load . Sehingga nantinya tidak menambah beban ke nbr cell  yang sudah high load   menjadi lebih high load lagi, yang nantinya akan berimbas ke user experience  yang buruk.

Parameter Load Balancing : numHOUE (ZTE)

Gambar
Parameter  numHOUE merepresentasikan jumlah maksimal UE yang dipilih untuk melakukan handover ke cell lain untuk mengurangi load atau beban dari serving cell . Nilainya dapat beragam sesuai kebutuhan atau sesuai default value  yang ditentukan oleh standar on air suatu operator/vendor. Jika value -nya tinggi, maka akan banyak handover yang terjadi, begitupun sebaliknya, jika value -nya rendah maka sedikit handover yang terjadi. Parameter ini akan dieksekusi ketika load balancing aktif. numHOUE = 30 Pada gambar diatas CELL A adalah serving cell , dimana telah melewati threshold  prbLBExeThrdZDl  yang mana memicu load balancing aktif. Maka maksimal UE yang dipilih untuk melakukan handover adalah sebanyak 30 UE ke salah satu target load balancing nya yaitu CELL B.

Parameter Load Balancing : prbLBExeThrdZDl dan prbLBExeThrdZUl (ZTE)

Gambar
Parameter prbLBExeThrdZDl merupakan sebuah threshold PRB untuk men- trigger load balancing untuk  downlink . Jika rata-rata DL PRB melebihi angka parameter ini, maka load balancing akan dieksekusi. Sedangkan parameter  prbLBExeThrdZUl  terjadi untuk uplink . Default value menurut dokumen parameter dari ZTE adalah 65 . Sedangkan rentang value nya adalah 0-100. Semakin besar nilai ini, maka akan semakin lama cell melakukan load balancing . Misalkan value nya di set di 90, maka jika PRB tidak melewati angka 90 tersebut, tidak akan terjadi load balancing . Sedangkan DL PRB biasanya dianggap penuh / high load di 70%. Hal ini akan mengakibatkan load imbalance antar cell. Cells tidak akan mentrigger UE untuk handover, padahal kondisi load cell sudah penuh. Hal ini juga akan berpengaruh ke customer experience , dan mungkin akan banyak menimbulkan customer complaint . Kurang lebih gambarannya seperti ini. prbLBExeThrdZDl = 65 Begitu juga dengan uplink. Sebaliknya, semakin kec...

Pentingnya Validasi Arah Azimuth Antena Sektoral

Gambar
Kenapa harus validasi arah azimuth antena? Anda tidak bisa menjamin kualitas arah dari kompas yang digunakan oleh rigger . Karena berbagai macam faktor seperti diantaranya adanya banyak benda yang mempengaruhi jarum kompas dan juga bisa jadi karena human error dari tim rigger itu sendiri. Berdasarkan pernyataan sendiri dari salah seorang rigger , menentukan arah antena dengan benar menggunakan kompas memerlukan waktu yang cukup lama. Sementara mungkin bagi sebagian rigger itu menjadi hal yang cukup merepotkan, jadi sebagian dari teman kita ini mungkin berpikiran agar penentuan arah dilakukan dengan cepat. Dan disinilah kemungkinan besar human error terjadi. Tidak jarang bukan, data arah antena dari site audit dan hasil drive test berbeda? Seberapa penting validasi arah azimuth antena? Jawabannya, SANGAT PENTING . Analisa badspot dan solusi badspot membutuhkan data yang valid. Ketika data yang digunakan untuk analisa tidak valid, maka hasil analisa dan solusinya juga dijamin tidak ak...

Proses LTE RRC Connection Setup Secara Sederhana

Gambar
Random Access Preamble Pada saat pertama kali dinyalakan, UE (User Equipment/HP/smartphone, dll) tidak langsung terhubung ke network. UE akan terlebih dahulu mengirim pesan ke eNB berupa Random Access Preamble / RACH preamble  dan kemudian eNB akan merespon dengan mengirimkan balasan berupa Random Access Response . Disini UE menggunakan identitas RA-RNTI (Random Access - Radio Network Temporary Identifier). eNB juga membawakan nilai Timing Advance  dan identias yang baru yaitu C-RNTI  (C untuk Cell) untuk digunakan berkomunikasi setelah random access.  RRC Connection Request dari UE ke eNB Setelah proses diatas, UE mengirimkan RRC Connnection Request ke eNB menggunakan identitas C-RNTI, setelah eNB menerima pesan UE (melalui UL-SCH, uplink shared channel) disinilah RRC Attempt  akan dihitung. Kemudian eNB akan merespon dengan mengirimkan RRC Connection Setup  ke UE berisi berbagai macam informasi dikirimkan dengan DL-SCH (downlink shared channel).  U...